Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj

Kajian al-Quran selalu mengalami perkembangan yang dinamis seiring dengan akselerasi perkembangan kondisi sosial-budaya dan peradaban umat manusia. Hal ini terbukti dengan munculnya karya-karya tafsir, mulai dari yang klasik hingga kontemporer dengan berbagai corak, metode dan pendekatan yang digunakan. Keinginan umat islam untuk selalu mendialogkan al-Qur’an sebagai teks yang terbatas dengan problem sosial kemanusiaan yang tak terbatas merupakan spirit tersendiri bagi dinamika kajian tafsir al-Qur’an[[1]].

Tafsir sendiri bermakna ilmu yang membahas keadaan Al-Qur’an dari segi tujuan Allah (dalam ayat-ayat-Nya), dan dari segi kemukjizatannya, dengan kadar kemampuan manusia yang memahaminya. Dari sini, tafsir adalah Continue reading

Membangun Ulama yang Berkualitas[*]

Oleh Muhyar Fanani[[1]]

“Kini kita semua sadar bahwa kevakuman otoritas keagamaan merugikan keberlangsungan bangsa dan negara”

PERNYATAAN Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyad Mbai ini, memicu perdebatan. Ia mensinyalir di negeri ini ada sekelompok ulama menyebarkan paham Islam yang penuh kebencian hingga menggerogoti sendi-sendi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Ulama semacam itu memiliki pengikut fanatik. Sebagian pengikutnya terbukti melakukan tindakan teror.

Mengacu pada beberapa negara muslim lain, seperti Arab Saudi dan Iran yang memiliki program sertifikasi ulama, Ansyad mengajak Continue reading

Tafsir Al-Azhar Karya Prof. Dr. Hamka

IBARAT intan, Al-Qur’an dengan segala sudutnya mampu memancarkan cahaya yang berbeda dengan apa yang terpancar dari sudut-sudut yang lain, dan tidak mustahil jika anda mempersilahkan orang lain memandangnya, maka ia akan melihat lebih banyak dari pada apa yang anda lihat”. Ilustrasi ini menggambarkan kepada kita bahwa al-Qur’an sebagai sebuah teks telah memungkinkan banyak orang untuk melihat makna yang berbeda-beda di dalamnya. Dengan berbagai metodologi yang disuguhkan, para mufassir kerap terlihat mempunyai corak sendiri yang sangat menarik untuk Continue reading

Mengenal Filosofi Kopi

Efek kopi tidak pernah mati selalu memberikan inspirasi walau bukan sebagai penikmat kopi. Ada filosifi dalam segelas kopi. Warna yang pekat penuh keakraban dan juga mengakrabkan. Tidak ada orang yang tidak mengenal kopi. Sangat akrab dengan semua orang tidak memandang tataran sosial. Seolah kopi itu label kebersamaan. Kopi mengahadirkan keakraban, Continue reading

IAIN DI PERSIMPANGAN JALAN*

Johan Hendrik Meuleman

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) telah memainkan peran penting dalam kehidupan keagamaan dan pendidikan di Indonesia. Peran tersebut kemungkinan besar akan semakin penting pada masa mendatang. IAIN secara resmi berdiri pertama kali pada 1960 di Yogyakarta, dengan satu cabang di Jakarta.l Kini di Indonesia terdapat 14 IAIN dengan jumlah fakultas mencapai 90. Pada 1995 jumlah mahasiswa IAIN seluruhnya mencapai sekitar 115.400.2 Pada 1997 hampir semua IAIN Cabang diubah menjadi Continue reading